Langsung ke konten utama

Follow

Petangue,

 



Olahraga yang satu ini belum popoler di Indonesia, masih terbatas dikalangan tertentu seperti praktisi olahraga petangue sendiri, oleh karena itu mimin menulis artikel untuk membantu memperkenalkan olahraga tersebut. 


Petanque adalah olahraga bola yang berasal dari Prancis, dan merupakan bagian dari keluarga permainan bola yang dikenal sebagai "boules." Nama "petanque" berasal dari bahasa Provencal, yaitu "pèd tanco," yang berarti "kaki terikat" atau "kaki tetap," merujuk pada posisi pemain yang berdiri dengan kedua kaki tetap di tanah saat melempar bola.

Asal Usul:

Petanque pertama kali muncul di kota La Ciotat, Prancis, sekitar tahun 1907. Permainan ini berkembang dari permainan tradisional boules yang lebih luas, di mana pemain melempar bola ke arah bola kecil yang disebut cochonnet (sering disebut juga jack dalam bahasa Inggris). Petanque menjadi populer di daerah Provence, wilayah di selatan Prancis, dan kemudian menyebar ke berbagai negara.


Pada awalnya, permainan boules dimainkan dengan cara yang lebih bebas, di mana pemain bisa berlari atau melangkah saat melempar bola. Namun, pada 1907, seorang pria bernama Jules Hugues, yang juga dikenal sebagai "Le Jaune," mengusulkan versi permainan yang lebih terstruktur dengan aturan di mana pemain harus melempar bola dengan kedua kaki tetap di tanah. Hal ini mengarah pada kelahiran petanque yang kita kenal sekarang.

Struktur Permainan:

Petanque biasanya dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari satu hingga tiga pemain. Tujuan permainan ini adalah untuk melempar bola (disebut boule) sedekat mungkin dengan bola kecil, atau cochonnet. Tim yang memiliki bola terdekat dengan cochonnet pada akhir putaran (setelah semua bola dilempar) akan memenangkan poin untuk putaran tersebut. Permainan berlanjut hingga tim mencapai jumlah poin yang disepakati, biasanya 13 poin.

Kompetisi Internasional:

Petanque kini telah menjadi olahraga internasional, dengan kejuaraan dunia dan turnamen di berbagai negara. Organisasi Fédération Internationale de Pétanque et de Jeu Provençal (FIPJP) dibentuk pada tahun 1958 untuk mengatur dan mengembangkan olahraga ini di tingkat global. Kejuaraan Dunia Petanque pertama kali diselenggarakan pada tahun 1959, dan sejak itu, olahraga ini terus berkembang pesat, terutama di Eropa dan negara-negara Asia.

Di Indonesia:

Petanque mulai dikenal di Indonesia pada akhir abad ke-20. Olahraga ini sering dimainkan di taman-taman atau area terbuka dan telah menjadi olahraga yang cukup digemari di kalangan komunitas tertentu, terutama yang menyukai olahraga santai namun penuh strategi.

Petanque sangat menekankan pada ketepatan dan strategi, menjadikannya permainan yang menarik baik untuk pemain maupun penonton.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Butuh Ketenangan? Begini Caranya

Ada masa ketika kita begitu sibuk membuktikan diri. Kita ingin dipuji, diakui, dan disukai. Rasanya baru tenang kalau orang lain menilai kita cukup baik. Tapi semakin lama, kamu akan sadar: ketenangan sejati justru datang saat kamu tidak lagi sibuk meyakinkan siapa pun, bahkan dunia.   Menurut Nathaniel Branden dalam The Six Pillars of Self-Esteem,  " rasa percaya diri dan penghargaan terhadap diri sendiri bukan sesuatu yang diberikan orang lain, tapi dibangun dari dalam lewat kesadaran, tanggung jawab, dan kejujuran pada diri. Begitu pula Brené Brown dalam The Gifts of Imperfection , ia menulis bahwa orang yang hidup autentik tidak mencari validasi, karena mereka sudah berdamai dengan siapa dirinya". Berikut lima hal yang membuatmu tidak lagi butuh validasi siapa pun. 1. Kamu tahu siapa dirimu, dan tidak mudah digoyang opini orang. Begitu kamu mengenal dirimu dengan jujur, kelebihan, kekurangan, dan nilai yang kamu pegang, ucapan orang lain tidak lagi menentukan arah hidupm...

Dari ijasah SMA Sampai Tidak Tamat Kuliah, Inilah, KISAH SUKSES SECARA OTODIDAK (PART 1)

  Salam sukses, Semoga segala aktivitas kita menuju kesuksesan, amiin. Edisi kali ini mengupas kisah manusia sukses secara otodidak seperti yang di kutip dari buku “ 22 Tokoh Otodidak sejati ” yang di tulis oleh Jefferly Helianthusonfri. Tentu harapannya memberi motivasi kita semua untuk selalu belajar, bekerja. Tidak ada hal yang tidak mungkin jika itu sudah niat, dan usaha keras dan dibarengi doa. OKE, sobat. Sebagai bagian pertama dari tulisan ini, kita turunkan dua tokoh sukses.   Maya Ang e lo u , P u nya Segudang G e l a r Tapi Tak Lulus K ul i a h   Maya    Ange l ou     a d a l a h     s e orang   p e n y a i r ,     a k t r i s , p e m a i n drama, produser film   dan j ug a a k t i v i s h a k - hak   sipil.   Bel i au   j u g a   seor a ng p e nul i s ,   b e b e r a p a buku kar y an y a   m e n j a d i   best s e l l e r   di   an t ...

Waspadalah! Ini Tanda Tanda Teman Terlihat Baik, Tapi Aslinya ??

Waspadalah dalam dunia pertemanan hehe...banyak kelihatan baik,   tapi hanya terlihat baik bahasa lainnya hehe,,,lain di mulut lain di hati. Adakah tanda tandanya yang bisa kita lihat dan amati. Ya!! Jawabnya. Lantas, ada delapan tanda yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin bukanlah orang baik? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini! Seperti dilansir dari geediting.com, berikut ini adalah delapan tanda seseorang bukanlah orang baik meskipun mereka tampak ramah dan baik pada awalnya. 1. Mereka Selalu Menjadi Korban Sikap victim mentality adalah tanda pertama bahwa seseorang mungkin tidak benar-benar baik. Orang seperti ini cenderung selalu menyalahkan orang lain atau keadaan atas kesulitan mereka, tanpa pernah mengambil tanggung jawab atas pilihan atau tindakan mereka sendiri. Berdasarkan penelitian psikologi, individu dengan mentalitas korban sering menggunakan cerita mereka untuk mencari perhatian atau rasa kasihan. Dalam hubungan, mereka mungkin membuat Anda me...

Total Tayangan Halaman