1Ramadhan 1447 H.
Ramadhan adalah bulan suci dalam agama Islam, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Selama bulan ini, umat Muslim diwajibkan untuk menahan diri dari makan, minum, dan perbuatan buruk sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Seluruh dunia ummat Islam menyambutnya dengan suka cita.
Berikut ini tradisi unik di bulan Ramadhan diberbagi negara :
1. Turki: "Sahur dengan Drum"
Di Turki, drummer atau çörekçi memiliki peran penting di bulan Ramadhan. Sebelum fajar, para drummer keliling desa atau kota, memainkan drum untuk membangunkan orang-orang untuk makan sahur. Ini adalah tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu, dan meskipun sekarang tidak sebanyak dulu, beberapa daerah masih mempertahankan tradisi ini sebagai cara unik untuk membangunkan orang untuk sahur.
2. Mesir: "Fattah" dan Qamar al-Din
Di Mesir, makanan berbuka puasa khas yang sangat terkenal adalah fatta, yaitu nasi yang disajikan dengan daging, roti, dan kuah tomat. Sementara itu, untuk minuman berbuka, orang Mesir sering menikmati qamar al-din, yaitu minuman manis yang terbuat dari aprikot kering. Pada Ramadhan, banyak pedagang menjual qamar al-din dalam bentuk batang yang harus direbus dan dicairkan untuk disajikan sebagai minuman manis yang menyegarkan.
3. Pakistan: "Sehri dan Iftar yang Mewah"
Di Pakistan, meskipun Ramadhan adalah waktu yang penuh dengan ibadah, makanan pada saat berbuka puasa dan sahur seringkali sangat beragam dan kaya. Samosa, pakora (gorengan), chana chaat (salad chickpea), dan falooda (minuman manis dengan susu, es, dan sirup mawar) adalah beberapa hidangan yang biasanya ada di meja saat berbuka. Bahkan, banyak keluarga mengadakan iftar mewah dengan berbagai pilihan hidangan, dan di beberapa kota besar, restoran menyediakan paket khusus untuk berbuka puasa.
4. Indonesia: "Buka Puasa Bersama (Iftar)"**
Di Indonesia, salah satu tradisi yang paling dikenal adalah buka puasa bersama atau "iftar" yang sering dilakukan di masjid, rumah, atau tempat umum. Orang-orang juga suka berbagi takjil (makanan ringan untuk berbuka), seperti kolak, es buah, gorengan, dan kurma. Di beberapa tempat, ada juga tradisi unik seperti tarawih keliling di mana sekelompok orang berjalan keliling desa atau kota setelah shalat Tarawih sambil mengadakan doa bersama.
5. **Yaman: "Sambusa" dan "Harees"
Di Yaman, salah satu makanan berbuka yang terkenal adalah sambusa, yaitu sejenis pastry goreng yang berisi daging atau sayuran. Sambusa ini sangat mirip dengan samosa, namun di Yaman sering kali diisi dengan bahan yang lebih khas seperti daging kambing. Selain itu, ada juga hidangan harees, sejenis bubur gandum yang dimasak dengan daging ayam atau sapi yang sangat digemari saat berbuka puasa.
6. Arab Saudi: "Iftar di Masjidil Haram"
Di Arab Saudi, terutama di Mekah dan Medinah, bulan Ramadhan sangat istimewa karena umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di sana untuk beribadah. Salah satu pengalaman paling unik adalah berbuka puasa di Masjidil Haram di Mekah, tempat umat Muslim melakukan tawaf dan shalat. Setiap malam, ribuan orang berbuka puasa bersama, sering kali dengan makanan yang disediakan oleh yayasan atau donatur, seperti kurma, air zamzam, dan makanan berat.
7. Maroko: "Sweets dan Mint Tea"
Di Maroko, salah satu tradisi yang sangat khas adalah menyajikan mint tea (teh mint) yang sangat populer sepanjang Ramadhan. Teh ini disajikan dengan kue-kue manis, seperti kaab el ghazal (kue almond), yang sering disantap saat berbuka. Di Maroko, berbuka puasa biasanya dilakukan dengan kurma dan segelas air, diikuti dengan makan malam yang penuh dengan hidangan khas seperti harira (sup tomat dan lentil).
8. Algeria: "Tafarnout" dan "Sfiha"
Di Aljazair, hidangan berbuka yang paling khas adalah tafarnout, yaitu roti berbentuk bulat yang dipanggang di dalam tanah. Roti ini biasanya dimakan dengan sfiha, sejenis kue dengan daging dan sayuran. Selain itu, orang Aljazair juga suka berbuka dengan hidangan manis seperti makroud (kue semangka dengan kurma) dan baklava.
9. Jordan: "Mana'eesh"
Di Jordan, selama Ramadhan, ada hidangan khas berbuka yang disebut mana'eesh, yaitu roti pipih yang diberi berbagai topping seperti za'atar (campuran rempah-rempah) dan keju. Orang-orang di Jordan biasanya menyajikan mana'eesh sebagai bagian dari makan malam mereka, selain makanan berat lainnya. Tradisi iftar di sini juga sering kali sangat sosial, dengan keluarga besar berkumpul di rumah untuk berbuka bersama.
10. Libya: "Asida" dan "Margoog"
Di Libya, ada hidangan berbuka yang sangat khas seperti asida, yaitu bubur manis yang terbuat dari tepung gandum yang dimasak dengan air dan gula, sering disajikan dengan sedikit minyak zaitun atau madu. Sementara itu, margoog adalah hidangan daging yang dimasak dengan sayuran dan roti yang direndam dalam kuahnya, sering dimakan sebagai hidangan utama setelah berbuka.
11. Kuwait: "Jareesh" dan "Qamar al-Din"
Di Kuwait, salah satu hidangan yang sangat populer selama Ramadhan adalah jareesh, yaitu gandum yang dihancurkan dan dimasak dengan daging ayam atau kambing. Hidangan ini biasanya dimakan bersama dengan qamar al-din, minuman aprikot manis yang sangat digemari saat berbuka. Di beberapa restoran, hidangan ini disajikan dengan cara yang sangat mewah, terutama selama bulan Ramadhan.
12. Bangladesh: "Chingri Malai Curry"
Di Bangladesh, salah satu hidangan yang unik adalah chingri malai curry, yaitu kari udang yang dimasak dengan santan. Selain itu, samosa dan pithas (kue khas Bangladesh) juga sangat populer saat berbuka puasa. Iftar di Bangladesh biasanya dilakukan bersama keluarga besar, dengan makanan yang kaya dan beragam.
13. Filipina: "Pancit" dan "Halo-Halo"
Di Filipina, meskipun sebagian besar penduduknya adalah Katolik, banyak umat Muslim yang merayakan Ramadhan dengan tradisi berbuka puasa yang sangat khas. Salah satu hidangan berbuka yang umum adalah pancit, sejenis mie yang dimasak dengan berbagai bahan seperti sayuran dan daging. Setelah berbuka, mereka sering menikmati halo-halo, campuran es serut dengan buah-buahan, kacang, dan susu kental manis.
Setiap negara memiliki tradisi unik yang memberikan warna dan kekayaan budaya dalam merayakan bulan Ramadhan. Semua perbedaan ini memperkaya pengalaman spiritual dan sosial selama bulan yang penuh berkah ini. Apakah ada tradisi tertentu yang ingin kamu coba atau kenal lebih dalam?
Semoga bermanfaat dan berkah!

Komentar
Posting Komentar