Langsung ke konten utama

Follow

Apa itu LPDP, Syarat dan Ketentuanya

 


Akhir akhir di gegerkan viralnya penerima bea siswa LPDP heboh gara gara pernyataan nya dimedia sosial. Berbagai respon masyarakat dan pemerintah sendiri. Dan akhirnya Kementerian Keuangan meminta untuk mengembalikan bea siswa yang dipakai menempuh pendidikan di luar negeri .

Dalam tulisan ini tidak bermaksud menulis tentang keheboan tentang LPDP.

Tetapi kita coba kupas apakah itu LPDP dan syarat nya jika ingin mendapatkan bea siswa. Mungkin belum banyak tahu tentang LPDP itu sendiri atau ada yang berminat.

APA itu LPDP?

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (disingkat LPDP) adalah satuan kerja noneselon di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang mengelola dana pendidikan sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 252 Tahun 2010. LPDP kemudian ditetapkan sebagai sebuah lembaga berbentuk Badan Layanan Umum pada 30 Januari 2012 setelah disahkannya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 18 tahun 2012. Program layanan LPDP terdiri dari beasiswa, pendanaan riset, dan pengelolaan dana (investasi).

Hingga 30 November 2025, secara akumulatif LPDP telah memberikan beasiswa kepada 58.360 penerima sejak 2013. Dijelaskan dalam Kilas Kinerja LPDP 2025, dari jumlah tersebut sudah ada 31.572 orang yang menjadi alumni dan 19.686 orang yang sedang menempuh studi, sedangkan sisanya sedang persiapan studi.

Syarat Umum Pendaftaran LPDP 2026:

·         Kewarganegaraan: WNI.

·         Pendidikan: Lulusan D4/S1 untuk Magister, S2 untuk Doktor.

·         Usia Maksimal (Umumnya): 35 tahun (Magister) dan 40 tahun (Doktor).

·         IPK Minimum:

·         Magister 3,00/4,00; Doktor 3,25/4,00

·         Kemampuan Bahasa: Sertifikat TOEFL/IELTS/TOAFL yang masih berlaku.

·         Status Studi: Tidak sedang menempuh studi (on-going) pada jenjang yang sama.

·         Dokumen Wajib: LoA Unconditional, Proposal Penelitian (untuk S3), Esai Komitmen Kembali dan Rencana Kontribusi, Surat Rekomendasi. 

Dokumen dan Syarat Tambahan:

·         Surat Rekomendasi: Dari akademisi atau tokoh masyarakat.

·         PNS/CPNS: Wajib melampirkan surat usulan dari pejabat eselon II.

·         Beasiswa Afirmasi: Membutuhkan bukti tambahan seperti PKH, KKS, atau KIP.

·         Khusus Dokter: Mengunggah Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku. 

Informasi lebih detail mengenai panduan pendaftaran dan jenis beasiswa (Reguler, Afirmasi, Target) dapat diakses melalui portal resmi  LPDP Kemenkeu.

 

Sumber:

https://apps.detik.com/detik/

https://lpdp.kemenkeu.go.id/

https://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Pengelola_Dana_Pendidikan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Butuh Ketenangan? Begini Caranya

Ada masa ketika kita begitu sibuk membuktikan diri. Kita ingin dipuji, diakui, dan disukai. Rasanya baru tenang kalau orang lain menilai kita cukup baik. Tapi semakin lama, kamu akan sadar: ketenangan sejati justru datang saat kamu tidak lagi sibuk meyakinkan siapa pun, bahkan dunia.   Menurut Nathaniel Branden dalam The Six Pillars of Self-Esteem,  " rasa percaya diri dan penghargaan terhadap diri sendiri bukan sesuatu yang diberikan orang lain, tapi dibangun dari dalam lewat kesadaran, tanggung jawab, dan kejujuran pada diri. Begitu pula BrenĂ© Brown dalam The Gifts of Imperfection , ia menulis bahwa orang yang hidup autentik tidak mencari validasi, karena mereka sudah berdamai dengan siapa dirinya". Berikut lima hal yang membuatmu tidak lagi butuh validasi siapa pun. 1. Kamu tahu siapa dirimu, dan tidak mudah digoyang opini orang. Begitu kamu mengenal dirimu dengan jujur, kelebihan, kekurangan, dan nilai yang kamu pegang, ucapan orang lain tidak lagi menentukan arah hidupm...

Dari ijasah SMA Sampai Tidak Tamat Kuliah, Inilah, KISAH SUKSES SECARA OTODIDAK (PART 1)

  Salam sukses, Semoga segala aktivitas kita menuju kesuksesan, amiin. Edisi kali ini mengupas kisah manusia sukses secara otodidak seperti yang di kutip dari buku “ 22 Tokoh Otodidak sejati ” yang di tulis oleh Jefferly Helianthusonfri. Tentu harapannya memberi motivasi kita semua untuk selalu belajar, bekerja. Tidak ada hal yang tidak mungkin jika itu sudah niat, dan usaha keras dan dibarengi doa. OKE, sobat. Sebagai bagian pertama dari tulisan ini, kita turunkan dua tokoh sukses.   Maya Ang e lo u , P u nya Segudang G e l a r Tapi Tak Lulus K ul i a h   Maya    Ange l ou     a d a l a h     s e orang   p e n y a i r ,     a k t r i s , p e m a i n drama, produser film   dan j ug a a k t i v i s h a k - hak   sipil.   Bel i au   j u g a   seor a ng p e nul i s ,   b e b e r a p a buku kar y an y a   m e n j a d i   best s e l l e r   di   an t ...

Waspadalah! Ini Tanda Tanda Teman Terlihat Baik, Tapi Aslinya ??

Waspadalah dalam dunia pertemanan hehe...banyak kelihatan baik,   tapi hanya terlihat baik bahasa lainnya hehe,,,lain di mulut lain di hati. Adakah tanda tandanya yang bisa kita lihat dan amati. Ya!! Jawabnya. Lantas, ada delapan tanda yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin bukanlah orang baik? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini! Seperti dilansir dari geediting.com, berikut ini adalah delapan tanda seseorang bukanlah orang baik meskipun mereka tampak ramah dan baik pada awalnya. 1. Mereka Selalu Menjadi Korban Sikap victim mentality adalah tanda pertama bahwa seseorang mungkin tidak benar-benar baik. Orang seperti ini cenderung selalu menyalahkan orang lain atau keadaan atas kesulitan mereka, tanpa pernah mengambil tanggung jawab atas pilihan atau tindakan mereka sendiri. Berdasarkan penelitian psikologi, individu dengan mentalitas korban sering menggunakan cerita mereka untuk mencari perhatian atau rasa kasihan. Dalam hubungan, mereka mungkin membuat Anda me...

Total Tayangan Halaman