SIKAP DASAR DAN TEHNIK GERAK PENCAK SILAT (Bag.1)

Sikap Dasar Pencak Silat

Pembentukan sikap merupakan dasar dari pembentukan gerak, yaitu meliputi pembentukan sikap jasmaniah dan sikaprohaniah.

1.  Sikap jasmaniah adalah kesiapan fisik untuk melakukan gerakan-gerakan dengan kemahiran teknik yang baik.

2. Sikap rohaniah adalah kesiapan mental dan pikiran untuk melakukan tujuan   dengan waspada, siaga, praktis, dan efisien.


a. Sikap berdiri

Sikap berdiri pada pencak silat ada tiga sikap.

  1)  Sikap berdiri tegak

a)  Sikap tegak 1: berdiri tegak, kaki rapat,    keduatangan dan lengan lurus di samping   badan.

 b) Sikap tegak 2: berdiri tegak, kaki rapat, keduatangan mengepal berada di samping pinggang.

 c) Sikap tegak 3: berdiri tegak, kaki rapat, kedua tangan mengepal di dada.

 d) Sikap tegak 4: berdiri tegak, kaki rapat, keduatangan silang di dada.

 e) Salam/menghormat: berdiri tegak, kaki rapat, ke dua telapak tangan dikaitkan di depan dada(seperti gerakan menyembah). 

 f)Sikap bersyukur/berdoa/memusatkan diri: berdiri tegak, kaki rapat, kedua tangan ditengadahkan ke atas, kemudian telapak tangan dirapatkan menyerupai gerakan menghormat.

g)  Sikap istirahat: berdiri dari sikap tegak, kaki dibuka   selebar bahu dengan kedua tangan berdekap  di depan perut. 

b   Sikap berdiri kangkang

           Sikap berdiri kangkang adalah sikap dasar untuk langkah dan kuda-kuda, titik pertemuan garis kedelapan arah menunjukkantitik berat badan agar kedua kaki simetris. 


c . Sikap berdiri kuda-kuda

Kuda-kuda adalah teknik yang memperlihatkan sikap dari kedua kaki dalam keadaan statis. Teknik ini digunakan untuk mendukung sikap pasang Pencak Silat. Kuda-Kuda juga dipergunakan sebagai latihan dasar Pencak Silat untuk memperkuat otot-otot kaki.

Jenis-jenis kuda-kuda

1. Ditinjau dari bentuknya

                        1).  kuda-kuda ringan         2)  kuda-kuda sedang     3)  Kuda-kuda berat

 


Kuda-kuda ringan, yakni sikap kuda-kuda dengan salah satu badan atau kedua kaki menopang sebagian berat badan dan cenderung bersifat aktif.

Kuda-kuda sedang, yakni sikap kuda-kuda dengan kedua kaki menopang sebagian berat badan, bisa bersifat aktif maupun pasif.

Kuda-kuda berat, yakni sikap kuda-kuda yang salah satu atau kedua kaki menopang seluruh berat badan dan cenderung bersifat pasif.

2. Ditinjau dari bobotnya

1). Kuda-kuda depan , yakni kuda-kuda dengan sikap salah satu kaki berada di depan sedangkan kaki lainnya di belakang dan berat badan ditopang oleh kaki depan. Posisi kedua telapak kaki membentuk sudut + 30 derajat.     

          kuda-kuda depan lurus     kuda-kuda depan lurus     kuda-kuda depan serong

                                           tampak depan                           tampak sisi kanan

                                          




2). Kuda-kuda belakang, yakni kuda-kuda dengan sikap salah salah kaki berada di depan, sedangkan kaki lainnya berada di belakang dan berat badan sepenuhnya ditopang oleh kaki belakang. Posisi telapak kaki depan lurus dan telapak kaki belakang membentuk sudut + 60 derajat.

                       tampak sisi kanan             tampak sisi kiri                tampak sisi depan


                                                          

3. Kuda-Kuda Tengah, yakni kuda-kuda dengan sikap kedua kaki melebar sejajar dengan bahu dan berat badan ditopang secara merata oleh kedua kaki, dapat juga dilakukan dengan posisi serong. Posisi kedua telapak kaki serong membentuk sudut + 30 derajat.

                                    tampak depan            tampak samping          tampak depan

                            


4. Kuda-Kuda Samping, yakni kuda-kuda dengan posisi kedua kaki melebar sejajar dengan tubuh dan berat badan ditopang oleh salah satu kaki yang menekuk. Posisi ke dua telapak kaki sejajar membentuk sudut + 30 derajat.


 

d.   Sikap jongkok

Sikap jongkok ada dua macam, yaitu: sikap jongkok dan jengkeng. Sikap jongkok biasa, tetapi mencangkung, pantat duduk pada ujung kedua tumit, pinggang, punggung, leher, dan kepala tegak lurus pandangan mata ke depan. Keseimbangan tetap di jaga dengan baik



e.  Sikap duduk

Sikap duduk meliputi sikap duduk pada umumnya dan sikap sebagai dasar permainan bawah. Untuk permainan bawah ada lima sikap, yaitu: (1) duduk, (2) sila, (3) simpuh, (4) sempok/depok dan (5) trapsila/mengorak sila. 



f.   Sikap berbaring

Sikap berbaring mempunyai fungsi untuk menjatuhkan diri dan sikap pembelaan. Sikap berbaring terdiri atas tiga bentuk, yaitu: (1) berbaring telentang, (2) berbaring miring, (3) berbaring telengkup. 



g.  Sikap khusus

Sikap khusus adalah sikap tegak satu kaki. Sikap tegak satu kaki ini merupakan dasar melatih keseimbangan yang perlu untuk gerak pembelaan maupun serangan. Sikap khusus antara lain:

bersambung....bagian 2

Komentar

Foto saya
syathir
Makassar, Indonesia

Follow

Total Tayangan Halaman